H+7

Seminggu setelah pindahan:

  • Pindahan + renovasi itu konon katanya menguji persahabatan yah. Di hari terakhir pindahan jam 11 malem gue sama Xy masih bolak balik di jalan dong. Terus someone lost her cool. Campuran senewen dan ribet plus panik, plus ngerasa bersalah cari gara2 dengan beli unit yg mengakibatkan harus repot begini. Ada yang nangis2 sangking stressnya, sambil nyetir dalam hujan deras / badai. Mungkin karena badai hujan dkk, ada yang dengan bijaknya bilang, yaudahlah, kita emang anak2 last minute, daripada marah2 nyesel sendiri mendingan fokus masalahnya apa lalu gimana cari solusinya kan, biar ke depannya kalo kayak gini lagi bisa lebih siap. Akhirnya keadaan aman tentram lalu keluar kalimat2, “I’m glad im doing this shit with you ya.. If I do it with my other friends I’d kill them since Friday. AWW!
  • Kayaknya the universe is not letting us do this easily. Di hari removalist dateng untuk mindahin barang2 segede gaban, seperti dua tempat tidur, satu kulkas, dan tetek bengek lainnya, hujan deres pake badai lalu diakhiri dengan hujan es selama 5 menit. YES BANGET!!
  • Di hari pertama pindah, real estate agent apt lama, decided to be a Witch. Kirim email jam 6 sore katanya apt kurang bersih. Sijeeeekkkkk!! Mau sebersih apa nyet? Percayalah gue dan Xy itu turunan ibu2 kita, yang matanya setajam elang. Meja debuan dikit aja senewen. Karena gak sempet manggil cleaner, akhirnya jam 7 malem pergilah dua gadis ke Bunnings beli perkakas kebersihan plus taneman buat ganti taneman yg mati di balkon.
  • Belom lagi harus bersihin balkon yang penuh batu2 ala Jepang plus steps nya. Perlu diketahui bahwa sehari sebelumnya itu badai topan menghadang plus hujan es. Gimana caranya dia berharap balkon bersih sik? Malem2 masa gue nyuci batu plus ngevacuum balkon. Sumpah kalo nyokap gue atau si mbok liat bisa nangis2 sik *mental princess*.
  • Membina hubungan sosial dengan mbak/mas IKEA itu penting. Setelah bolak balik masalah soal pengiriman lemari gue, yg mengakibatkan kurangnya satu panel, mbak nya rela masuk tong sampahnya buat ngambilin panelnya buat gue. Rasanya mau kirim surat ke bos nya, mau muji setinggi langit etos kerja mbak Emma dan mas David.
  • Dan setelah sebulanan ini hampir tiap hari ke IKEA, we speak IKEA brah! Faktum this, faktum that, Lack this Lack that. Ukuran panel? Khatam. Ukuran lemari? Khatam. Dimana letak barang2? HAFAL! Kayaknya sekarang gue mengidap Ikearhytis alias semacam emoh untuk ke IKEA lagi. Karena bosen sebosen2nya, tiap pulang dr IKEA pasti pusing tujuh keliling. Drainer!
  • Berhubung belom punya dapur jadinya tiap hari makan fast food. Badan gue kalo bisa tereak udah tereak kali, secara makannya Nandos, Mackers muluk. Liat logo Mackers aja udah mau nangis. Untungnya tante gue hari ini bikin makan siang kecil bareng temen2nya, jadilah gue dan Xy diundang sekalian. Senengnya bukan kepalang makan masakan rumah. Langsung membabi.
  • Dan untuk merayakan semingguan pindah kerumah, kita memutuskan untuk trinken2 nyusul C yang lg ketemu sama temen2nya. Hipp hip hooray! We survived a week of moving + renovation. There’s more to come vitches!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s